Jika Teman Ingin Menambahkan Search Engine Google Seperti Di Bawah Ini Klik di Sini


Search Engine Google
Loading

Sejarah Hari Wanita Sedunia

Lokasi : Siau Timur, Indonesia di :
Ilustrasi Gambar : Hari Wanita Sedunia By. Google


Setiap tanggal 8 Maret seluruh dunia merayakan hari wanita sedunia atau International Women's Day, dan sebagai rasa hormat dat-s kepada seluruh wanita sedunia dat-s mau kasih sedikit sejarah mengenai awal mula dirayakannya hari wantia ini.

Jika menoleh dari sejarahnya, peringatan hari perempuan sedunia ini yang untuk pertama kali diperingati di Amerika pada tahun 1909, ini merupakan tonggak lahirnya perjuangan kaum wanita dalam perjuangannya menegakkan hak-hak kemerdekaan, kesetaraan dan pengakuan terhadap kaum wanita. selintas dari sejarah hari perempuan sedunia merupakan sebuah perjalanan panjang selama berabad-abad lamanya dari kaum perempuan biasa dalam perjuangannya yang menorehkan sejarah. perjuangan perempuan memang belum membuahkan kemerdekaan. perjuangan perempuan adalah sejarah perjuangan terpanjang hingga saat ini, sehingga munculah hari wanita sedunia ini.

perempuan adalah simbol keindahan, tapi perempuan juga adalah simbol kekerasan dan pelecehan. setiap saat, di setiap selahan bumi ini ada kekerasan, penyiksaan, pelecehan dan diskriminasi terhadap kaum perempuan. meskipun begitu banyak suara-suara dan aspirasi-aspirasi yang meneriakkan kesamaan gender dan anti diskriminasi terhadap perempuan dan kelompok minoritas tertentu, tetapi semakin kencang teriakkan itu, semakin banyak pula perempuan-perempuan tersakiti dan termarginal.

Di masyarakat Yunani Kuno, Lysistrata menggalang gerakan perempuan mogok berhubungan seksual dengan pasangan mereka untuk menuntut dihentikannya peperangan. Sedangkan dalam Revolusi Prancis, perempuan di Paris berunjuk rasa menuju Versailles sambil menyerukan 'Kemerdekaan, Kesetaraan dan Kebersamaan’ menuntut hak perempuan untuk ikut dalam pemilu.
Dikutip dari situs Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia Untuk Keadilan (LBH-APIK), ide untuk memperingati hari Perempuan Sedunia sebetulnya telah berkembang sejak seabad yang lalu ketika dunia industri ini sedang dalam masa pengembangan dan pergolakan, peningkatan laju pertumbuhan penduduk dan pemunculan paham-paham radikal.
Berikut ini adalah kronologi singkat dari beberapa kejadian penting yang mengiringi perjalanan Hari Perempuan Sedunia.
1909: Dalam rangkaian pendirian Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional pertama kali diperingati pada tanggak 28 Februari di AS. Hari hari tersebut kemudian terus diperingati perempuan pada setiap hari minggu terakhir bulan Februari sampai tahun 1913.
1910: Pertemuan kelompok sosialis internasional di Copenhagen, Denmark, memutuskan untuk memiliki Hari Perempuan Internasional sebagai penghormatan atas hak-hak asasi perempuan dan mendorong diperolehnya hak suara bagi semua perempuan di dunia.
Keputusan ini diterima secara bulat oleh semua peserta yang diikuti oleh lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, termasuk tiga perempuan pertama yang dipilih sebagai anggota parlemen Finlandia. Pada saat itu, mereka belum memutuskan pada tanggal berapa peringatan hari tersebut akan diadakan.
1911: Sebagai tindak lanjut dari keputusan yang telah diambil setahun yang lalu, Hari Perempuan Seduani untuk pertamakalinya diperingati (pada tanggal 19 Maret) di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss, dimana lebih dari sejuta perempuan dan laki-laki bersama-sama turun ke jalan.
Selain hak untuk ikut serta dalam pemilu dan posisi di dalam pemerintahan , mereka menuntut hak bekerja, kesempatan memperoleh pelatihan, dan penghapusan diskriminasi dalam pekerjaan.
Kurang dari seminggu sejak peringatan tersebut, pada tanggal 25 Maret terjadi insiden tragis di New York yang menewaskan lebih dari 140 buruh perempuan yang kebanyakan adalah imigran asal Italia dan Yahudi.
Kejadian ini sangat mempengaruhi peraturan perburuhan di AS dan kondisi kerja yang menyebabkan insiden ini terjadi kemudian dikecam habis-habisan selama peringatan Hari Perempuan Internasional tahun berikutnya.
1913-1914: Sebagai bagian dari upaya perdamaian yang berkembang selama berlangsungnya Perang Dunia I, perempuan Rusia memperingati Hari Perempuan Internasional untuk pertama kalinya pada hari Minggu terakhir bulan Februari 1913.
Di belahan Eropa lainnya, pada atau sekitar tanggal 8 Maret di tahun berikutnya, perempuan berunjuk rasa baik untuk memprotes perang maupun sebagai ungkapan solidaritas kepada saudara-saudara perempuan di manapun juga.
1917: Karena dua juta tentara Rusia terbunuh dalam perang, perempuan Rusia sekali lagi turun kejalan pada hari minggu terakhir di bulan Februari menyerukan 'Roti dan Perdamaian'. Para pemimpin politik menentang unjuk rasa tersebut, tetapi para perempuan ini tetap bertahan.
Nah demikianlah sejarah awal mula wanita sedunia versi dat-s, yang dikutip dari inilah.com mudah-mudahan dengan membaca tulisan ini, sobat dat-s dapat membuka mata dan hati terhadap perjuangan wanita, semoga dapat menambah pengetahuan. Sukses Selalu ^_^